Selasa, 09 Agustus 2011

20 januari 2010


Di sela-sela sang waktu tak kenal lelah untuk melaju, dunia terus menyempit. Hewan dan tumbuhan mulai punah satu demi satu. Hukum alam tak bisa dihindari. Jargon Herbert Spencer, Survival of The Fittest, tak pernah mundur dari ranah kehidupan walau sejengkal. Kemenangan, entah apapun bentuknya, selalu memihak kaum yang kuat. Kuat dalam apapun, baik jahat maupun baik.

Orang-orang, dengan sendirinya semakin sadar, bahwa hukum rimba itu selalu berlaku, meski tak pernah dilegalkan oleh manusia--entah karena lupa ataupun malu. Dan aku, sebagai manusia, mau tidak mau, tetap terseret dengan arus dunia yang penuh intrik itu. Dan sepertinya aku memang tak siap. Hal inilah yang membuatku merasa lemah, inferior complex tanpa alasan yang jelas. Uhhh...

Dunia semakin panas. Dan Tuhan semakin lama semakin ditinggalkan. Para pendewa rasio selalu berdalih, kekuasaan Tuhan maupun kebesaranNya, ada pada manusia. Dan bagiku, meski kulihat ada kejanggalan disana, sedikit demi sedikit aku setuju. Apakah aku mulai menafikan Tuhan? Tidak! tak pernah.


Tidak ada komentar: