Ya, dilema itu selalu ada. Kadang menghantui diri setiap saat. Dilema, bagiku sendiri akan selalu memaksa seseorang untuk dewasa. Karena dalam setiap dilema, selalu saja ia membawa harap dan luka. Yang luka itu memang hal yang wajib.
Dalam menghadapi dilema, bagiku memutuskan mengambil satu jalan dengan cepat itu lebih baik. Resiko belakangan. Daripada terus menunda-nunda. Karena dilema yang tertunda, lama-kelamaan akan menjadi mahadilema yang sering berakibat fatal bagi yang mengalami.
Setelah memutuskan mengambil satu jalan, gak usah lihat kebelakang dan jangan ada penyesalan, atau malah meratapi pilihan. Pilihan itu sudah terjadi. Kalaupun ada luka, itu juga sudah terjadi. Maka, jalani saja jalan itu, meski dengan luka. Untuk kedepan, bagaimana cara menyembuhkan luka itu. Itu saja.
Mungkin itulah yang bisa kukatakan. Karena aku pernah mengalami dilema. Dan luka yang dibawa, masih tersisa hingga kini.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar